2 hal penting yang harus kita pahami mengenai diri kita:

1. Mengerti Identitas kita
Dengan mengerti identitas kita maka akan mempengaruhi dasar dan Orientasi dari kita membangun kehidupan.
Identitas kita adalah:
Kejadian 1:26-27; Segambar dan serupa Allah.
Allah adalah Roh. Yoh 4:24
Kita adalah makluk roh. 1 Tesalonika 5:23; roh, Jiwa dan Tubuh.
Kalimat yang tepat dari hal ini adalah: kita adalah makluk roh yang mempunyai jiwa, tinggal didalam tubuh.
Kesalahan dalam memposisikan diri kita mengakibatkan kita salah dalam berorientasi. Misalnya: tubuh, jiwa roh. ; pemahaman ini mengakibatkan manusia berorientasi kepada fisik. Tidak kekal. Hal ini menjadi strategi iblis untuk memusnahkan kita. Atau menjauhkan kita dari kekekalan. Matius 6:20, Matius 19:21; Yesus berkata agar kita fokus pada mengumpulkan harta disorga. Fokus pada kekekalan. Iblis mengalihkan pikiran kita kepada hal yang bersifat sementara.
Allah Adalah Kasih
Allah Adalah Kudus
Allah adalah Terang

2. Mengerti panggilan kita.
Setiap kita diciptakan Tuhan dengan tujuan. Tidak ada satu pun yang diciptakan secara kebetulan. Ketika manusia pertama kali diciptakan, Tuhan meniupkan nafasnya kedalam manusia tersebut dan manusia tersebut hidup. Nafas tersebut adalah kehidupan Allah atau ZOE (kehidupan Allah-Kehidupan kekal=kehidupan yang berkualitas). Tetapi manusia jatuh dalam dosa sehingga ZOE berganti menjadi BIOS = kehidupan fana (kehidupan makluk-makluk= kehidupan biasa=tidak kualitas) dari BIOS kita mendapatkan istilah BIAS= tidak terarah= kehidupan yang tidak tepat sasaran. Kehidupan yang dinamakan Lingkaran setan:
Lahir – besar – sekolah – bekerja (dapat duit- senang2) – menikah – penya anak – mati.
Alkitab berkata bahwa kita telah ditebus dari cara hidup yang sia-sia yang kita warisi dari nenek moyang kita. Kehidupan sia-sia yang dilahirkan dari dosa turun-temurun telah dipatahkan agar kita yang percaya kepada Tuhan tidak lagi hidup dengan kesia-siaan atau dengan kata lain tanpa tujuan.
Tujuan kita ada di bumi ini diberikan pada saat kita dirancang oleh Tuhan. Tujuan bukan dari diri kita sendiri atau orang tua kita. Hal yang harus kita mengerti adalah kehendak Tuhan dalam hidup kita.
Yeremia 29:11; Tuhan berkata bahwa Ia tahu rancangan apa yang ada padaNya mengenai kita. Hal yang dapat dilihat adalah Rancangan atau tujuan ada padaNya.
Kolose 1:16; kita diciptakan Oleh Tuhan dan untuk Tuhan kita diciptakan. Kita diciptakan untuk melayani Tuhan; menggenapkan rencana Tuhan atas bumi ini. Kerajaan Allah dibangun atas bumi ini. Sejak semula Tuhan menciptakan manusia di bumi dengan tujuan adalah bumi dipenuhi dengan manusia Allah, dan Allahlah yang menjadi raja atas manusia yang mendiami bumi. Manusia diciptakan berbeda dengan tujuan untuk saling memperlengkapi satu sama lain dengan demikian menghidupkan kehidupan kerajaan Allah di bumi. Untuk tujuan inilah Tuhan memberikan kepada setiap kita panggilan dan karunia berbeda-beda; 1korintus 12:12-31; Analogi tubuh.
Beberapa cara untuk menolong kita mengenali panggilan kita:
1. Kenali kekuatan kita: talenta, bakat dan kemampuan kita.
2. Kenali kepribadian kita
3. Pengalaman-pengalaman
4. Kebutuhan
5. Hasrat kita

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s